Alat peraga ini memegang peranan penting selain pemilihan metode yang tepat. Alat peraga akan membantu siswa memahami konsep-konsep dan prinsip-prinsip matematika yang bersifat abstrak, maka proses pembelajaran matematika diperlukan bantuan penyajian materi yang brupa benda konkret, dimana benda konkret itu disebut alat peraga.
Tujuan pembuatan alat peraga
1. Merangsang minat dan perhatian siswa untuk lebih mempelajari matematika khususnya pengukuran tinggi benda.
2. Meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pokok bahasan pengukuran.
3. Membuat pelajaran matematika lebih berkesan bagi siswa sehingga tidak mudah dilupakan.
Jenis Alat Peraga
Alat peraga yang digunakan adalah Klinometer. Alat peraga ini berfungsi untuk mempermudah pemahaman siswa dalam materi pengukuran.
Alat dan Bahan
n Alat :
v Palu
v Mistar
v Spidol
v Gergaji
n Bahan :
v Papan
v Triplek
v Paku
v Cat kayu
v Pipa
v Busur Derajat
v bandul
Gambar Alat Peraga

Cara Kerja
Misal tinggi benda yang akan diukur adalah tinggi pohon :
1. Letakkan klinometer diatas meja dan arahkan ke puncak pohon melalui lubang pembidikklinometer, dengan puncak pohon pohon yang dibidik dan lubang pembidik dalam suatu garis lurus.
2. Tentukan besar sudut elevasi, melalui letak tali bandul terhadap busur derajat dan klinometer.
• Jika tali bandul menunjuk pada posisi 60 derajat, maka sudut elevasinya 30 derajat( penyiku dari 60 derajat )
• Jika tali bandul menunjuk pada posisi 40 derajat, maka besar sudut elevasinya 50 derajat ( penyiku dari 40 derajat )
3. Untuk menentukan tinggi pohon juga diperlukan pengukuran tinggi mata ( dalam hal ini sama dengan tinggi meja 0, jarak antara si pengukur dan pohon yang dicari tingginya.
Misal jarak antara pengukur dengan pohon = 40 m dan besar sudut elevasi = 30 derajat
4. Setelah diperoleh hasil pengukuran di lapangan, tentukan tinggi pohon yang dicari melalui pengukuran dengan skala. Guru dapat meminta siswa untuk menggambar hasil-hasil pengukuran diatas selembar kertas.
• Misal dalam menggambarkan jarak antara si pengukur dengan pohon digunakan skala sebagai berikut:
• 5 m (jarak sebenarnya) dapat diwakili 8 cm ( pada gambar)
• - Selanjutnya dengan menggunakan busur derajat, siswa diminta menggambarkan sudut elevasi sebesar 150 derajat melalui titik A
• Tinggi “sebagian” pohon yaitu y dapat dicari dengan jalan menarik garis tegak lurus melalui titik D, sampai memotong perpanjangan “sinar” yang membentuk sudut elevasi. Gambar yang diminta adalah
• Y dapat diukur dengan menggunakan penggaris biasa. Jika y = 2,2 cm, maka panjang y sebenarnya =2,2 x 500 cm = 1100 cm = 11 m
• Tinggi pohon seluruhnya adalah seluruhnya adalah: panjang y + tinggi meja, misal tinggi meja = 0,75m atau 75 cm, maka tinggi pohon seluruhnya = 11 m + 0,75 m = 11,75 m
Tidak ada komentar:
Posting Komentar